Polisi menjaga wilayah luar teater di Postdam, Jerman. Mereka terlihat hanya berjaga-jaga saja tempat pertunjukan dari aksi perusakan akibat pementasan tema sensitif ini.
"Tidak ada perlakuan khusus. Tapi sejak pementasan dimulai, polisi hadir hanya sebagai aksi prefentif saja," kata juru bicara kepolisian Rudi Sonntag seperti dikutip dari AFP, Minggu (30/3/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mantan Pemimpin Revolusi Iran Ayatollah Ruhollah Khomeini sebelumnya telah mengeluarkan fatwa yang mengimbau warga Muslim untuk membunuh Rushdie karena karyanya tersebut yang dinilai telah menghina Islam. Hingga saat ini fatwa itu masih berlaku.
Presiden Dewan Islam Jerman Ali Kizilkaya sebelumnya juga telah menolak penayangan tersebut. "kami menyesalkan sentimen terhadap Muslim telah ditunjukkan dalam cara yang profokatif," ujarnya kepada AFP.
(ary/ary)











































