'Ayat-ayat Setan' Dipentaskan, Polisi Jerman Turun Tangan

'Ayat-ayat Setan' Dipentaskan, Polisi Jerman Turun Tangan

- detikNews
Senin, 31 Mar 2008 01:13 WIB
Postdam - Polisi Jerman turun tangan untuk mencegah aksi perusakan dalam pementasan perdana 'Ayat-ayat Setan'. Titel ini sempat dipopulerkan oleh penulis kontroversial Salman Rushdie pada 1988.

Polisi menjaga wilayah luar teater di Postdam, Jerman. Mereka terlihat hanya berjaga-jaga saja tempat pertunjukan dari aksi perusakan akibat pementasan tema sensitif ini.

"Tidak ada perlakuan khusus. Tapi sejak pementasan dimulai, polisi hadir hanya sebagai aksi prefentif saja," kata juru bicara kepolisian Rudi Sonntag seperti dikutip dari AFP, Minggu (30/3/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

pementasan ini sendiri dimulai sekitar pukul 13.00 GMT. Sutradara pentas menyatakan Rushdie telah mengijinkan novelnya dipentaskan. Ada spekulasi, Rushdie hadir dalam pementasan perdana ini.

Mantan Pemimpin Revolusi Iran Ayatollah Ruhollah Khomeini sebelumnya telah mengeluarkan fatwa yang mengimbau warga Muslim untuk membunuh Rushdie karena karyanya tersebut yang dinilai telah menghina Islam. Hingga saat ini fatwa itu masih berlaku.

Presiden Dewan Islam Jerman Ali Kizilkaya sebelumnya juga telah menolak penayangan tersebut. "kami menyesalkan sentimen terhadap Muslim telah ditunjukkan dalam cara yang profokatif," ujarnya kepada AFP.
(ary/ary)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads