Kepastian itu disampaikan oleh Sekjen PDIP, Pramono Anung, kepada wartawan di sela-sela menghadiri deklarasi cagub dan cawagub Jateng di Pagelaran Kraton Surakarta, Minggu (30/3/2008).
Agenda tersebut, menurut Pramono, merupakan salah satu hasil Rapimnas PDIP yang digelar selama tiga hari di Solo yang diadakan sejak Jumat dan berakhir hari ini. Penentuan cawapres tersebut akan dilakukan dalam mekanisme Rakernas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pram, demikian dia akrab disapa, mengaku sejauh ini sudah ada lebih dari sepuluh nama yang berniat mendampingi Megawati dalam Pilpres, namun demikian dia enggan menyebut nama-nama agar tidak mempengaruhi proses penampungan aspirasi yang baru akan dilakukan bulan Mei mendatang.
Dia hanya mengatakan orang-orang yang menyatakan minat sebagai cawapres dari PDIP itu berasal dari berbagai kalangan baik mantan petinggi militer, tokoh partai maupun tokoh ormas. "Yang jelas mereka figur-figur yang sudah dikenal publik dan sudah lebih dari sepuluh orang," ujarnya.
Lebih lanjut Pram mengatakan hasil lain dari Rapimnas di Solo adalah pembentukan badan pemenangan Pemilu (Bapilu) presiden, pembentukan Bapilu legislatif serta penyusunan daftar sementara awal calon legislatif yang akan dilakukan pada pada bulan Juni mendatang.
"Dengan agenda ini kami yakin PDIP menjadi satu-satunya partai yang telah siap dengan daftar caleg paling awal. Daftar caleg sementara awal ini kami susun lebih awal untuk menghidari persoalan-persoalan teknis yang mungkin akan timbul," ujar Pram.
Sementara itu, Megawati Soekarnoputri mempersilakan warganya yang tidak mau memilihnya pada Pilpres 2009 nanti. "Silakan saja kalau masih ingin keadaan yang seperti sekarang ini. Saya katakan apa adanya ini. Ya maaf saja kalau yang berada disana tersinggung," kata Mega.
"Kemenangan cagub dan cawagub kita ini akan menjadi pijakan kemenangan Pilpres. Saya katakan sekarang dengan Bismillah, mulai saat ini kita kerja keras. Kita rebut kembali kemenangan setelah kekalahan itu. Tapi kalau kalian ingin mempermalukan saya lagi, ya silakan. Silakan tidur lagi," lanjutnya.
(mbr/ary)











































