"Yang terpisah cuma 3 sampai 4 persen saja," kata Ketua Komnas PA Seto Mulyadi saat berbincang dengan detikcom di Kantor kementerian Kebudayaan dan Pariwisata, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Minggu (30/3/2008).
Pria yang akrab disapa Kak Seto ini menduga ada unsur sabotase dalam peristiwa kebakaran yang merugikan Rp 100 juta ini. "Ada bekas pintu yang dibuka paksa," ungkapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelum kejadian ini, lanjut Kak Seto, dirinya sudah sering menerima teror dari orang yang tidak dikenal. "Mereka meneror lewat telepon, katanya ngapain sih saya ngurus itu. Sudah berhenti," pungkasnya.
(ary/ary)










































