"Muhaimin harus ngalah dan berusaha untuk bertemu. Pertemuan bukan dalam konteks partai, tapi keluarga," ujar pengamat politik dari LIPI Indria Samego kepada detikcom, Minggu (30/3/2008).
Menurut Indria, belum bertemunya paman dan keponakan tersebut jangan ditafsirkan kebuntuan permanen. Keduanya masih dapat bertemu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indria menilai, batalnya pertemuan Gus Dur dengan Muhaimin karena adanya oknum-oknum yang sengaja membatalkan pertemuan tersebut.
"Bukan berarti omongan Abdurrahman (Gus Dur) yang mempersilakan Muhaimin datang ke rumahnya basa-basi. Mungkin setelah itu Abdurrahman diberi masukan oleh orang-orangnya," tandas Indria.
Pertemuan pertama kali Muhaimin dengan Gus Dur direncanakan pada Jumat 28 Maret 2008 sore. Pertemuan tersebut batal karena Gus Dur sedang check up kesehatan di RSCM. Pertemuan kedua yang direncanakan tadi pagi juga batal karena Gus Dur terbang ke Batam pada pukul 06.30 WIB untuk mengikuti pengajian. (nik/iy)











































