"Kalau terlalu bergantung di figur sentral maka konflik seperti ini bisa kerap terjadi. Di Indonesia, partai seperti PKS dan Golkar adalah contoh partai yang tak terlalu bergantung pada figur," ujar Direktur Eksekutif Indobarometer M Qodari dalam perbincangan dengan detikcom, Sabtu (29/3/2008).
Di PKB, jelas dia, peran Gus Dur sangat dominan. Bahkan ada yang mengatakan lebih besar dari PKB sendiri. "Ini realitas sejarah. Dan ini seperti sulit membedakan mana ayam dan mana telur yang duluan," cetusnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Takaran ini yang menimbulkan persoalan. Itu terjadi ketika trust Gus Dur rendah dan loyalitas juga pada titik paling rendah. Namun kepastiannya hanya internal yang tahu. Saya sebagai orang luar hanya mengidentifikasi," urai Qodari.
Dengan demikian, kondisi PKB akan harmonis mana kala kepercayaan Gus Dur tinggi dan loyalitas juga tinggi. Menurut Qodari ada 4 kuadran yang mungkin yang terjadi di PKB.
"Pertama, loyalitas dan trust tinggi sehingga stabilitas terjadi. Kedua trust tinggi namun loyalitas rendah. Kondisi ini membuat partai tetap terjaga," tutur dia.
Ketiga, lanjutnya, kepercayaan rendah namun loyalitas tinggi. Pada fase ini terjadi gonjang-ganjing. Dan yang keempat adalah semua rendah, baik kepercayaan maupun loyalitas. Saat inilah konlik berkecamuk.
"PDIP juga bergantung pada tokoh hanya saja yang terjadi di dalamnya tidak secepat sedramatis di PKB," tandas Qodari.
(nvt/iy)











































