Lobang Jepang sebelum direnovasi masih beralaskan tanah merah. Bisa dibayangkan licinnya ketika tanah basah. Itu bisa membahayakan wisatawan yang penasaran ingin melihat dalam lubang seperti goa tersebut.
"Tempat ini selesai direnovasi pada tahun 2004," jelas Andi sang pemandu rombongan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Agar dinding Lobang Jepang ini lebih kuat, pemerintah setempat mendatangkan ahli dari Bali untuk menyemprot seluruh dinding dengan menggunakan cairan semen agar didnding semakin kuat. Sedangkan untuk dasarnya dibuatkan jalan setapak agar para pengunjung lebih leluasa saat menjelajahi setiap lorong yang ada.
Selain itu, hampir disemua bagian saat ini juga sudah diberikan lampu sebagai penerangan, serta CCTV untuk mengontrol kemanan di dalam lobang dari tangan iseng wisatawan.
Keindahan Lobang Jepang juga didukung pemandangan yang mengelilingi lokasi ini. Dari taman yang berada di atas Lobang Jepang, kita bisa melihat pemandangan Ngarai Sianok atau Lembah Pendiang yang merupakan suatu lembah yang indah, hijau dan subur.
Di dasarnya mengalir sebuah anak sungai yang berliku-liku menelusuri celah-celah tebing dengan latar belakang Gunung Merapi dan Gunung Singgalang yang menawan. Selain itu, disekitar taman juga masih banyak terdapat habitat kera yang hidup bebas.
Kalau anda ingin membeli oleh-oleh untuk keluarga, juga tidak perlu jauh-jauh. Karena di sekitar lokasi Lobang Jepang banyak terdapat stand yang menawarkan oleh-oleh khas Bukittinggi dengan harga yang bervariasi.
(bdh/ana)











































