Gus Dur: Kalau Menurut UUD 45, Harus Dibiarkan 'Fitna' Beredar

Gus Dur: Kalau Menurut UUD 45, Harus Dibiarkan 'Fitna' Beredar

- detikNews
Sabtu, 29 Mar 2008 11:56 WIB
Jakarta - Banyak orang mengecam beredarnya film 'Fitna' karya Geert Wilders. Tapi tidak dengan Gus Dur. Menurut Ketua Umum Dewan Syuro DPP PKB itu, kalau berdasarkan UUD 1945, peredaran film anti Islam itu harus dibiarkan.

"Itu harusnya kalau menurut UUD 1945 kita harus membiarkan film itu," kata Gus Dur ditemui usai acara bincang-bincang di Radio 68 H, Jl Utan Kayu, Jakarta Timur, Sabtu (29/3/2008).

Namun, menurut Gus Dur, keputusan organisasi negara-negara Islam (OKI) berbeda dengan UUD 1945. OKI memutuskan pelarangan film tersebut. "Jadi menurut saya, ya antara dua itu. Ya monggo yang mana," ujar Gus Dur.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bagaimana sikap Indonesia, Gus Dur menyerahkannya kepada pemerintah RI. Namun dia yakin, pemerintah mengecam peredaran 'Fitna' tersebut.

Mengenai kemungkinan timbulnya konflik akibat peredaran film Fitna tersebut, Gus Dur menjawab santai. "Konflik sih sudah dari dulu," jawabnya enteng disambut tawa yang mendengarnya. Ha ha ha... (ana/gah)


Berita Terkait