Dalam pernyataan pemerintah Kuba yang dilansir di harian Granma dan kemudian dikutip AFP, Sabtu (29/3/2008), perusahaan telekomunikasi Kuba, Etecsa, yang akan menjadi provider HP itu. Etecsa menawarkan sistem prabayar dengan kontrak pribadi dan dibayar dengan peso yang disetarakan dengan dolar Amerika Serikat.
Sebelumnya, sebagian warga biasa bisa memiliki HP secara tak resmi melalui pihak ketiga. Mengatasi ini, Etecsa menawarkan solusi akan membuat kontrak dengan orang-orang itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
HP merupakan keinginan terbesar kaum muda Kuba setelah Raul Castro mengambil alih kekuasaan dari kakaknya, Fidel Castro. Sebelumnya, hanya warga asing dan pejabat saja yang bisa memiliki.
Raul kemudian berjanji akan menghapus beberapa pembatasan yang tak populer. Sebelum menghapus pembatasan HP, Raul telah mencabut larangan penjualan komputer, televisi dan perekam video Selasa 25 Maret lalu.
Perubahan yang terjadi di Kuba ini berkat bantuan China, baik pendanaan maupun teknologi. Namun, meski begitu, HP tetap akan menjadi barang mahal bagi sebagian besar warga Kuba.
Pulsa dibayar dengan peso standar pemerintah yang dikenal sebagai CUC, yang bernilai 1,08 dolar Amerika Serikat atau 24 peso Kuba. Membuka kontrak HP itu dibutuhkan minimal 111 CUC.
Untuk perbandingan, gaji rata-rata di Kuba hanya 408 peso Kuba. Sehingga untuk membuat kontrak HP, seorang warga Kuba harus sepertiga gajinya. (aba/aba)











































