Menurut Bendahara Umum PKB yang menggantikan Artalyta Suryani itu, keputusan DPP merupakan ujian bagi seluruh kader PKB. Menurutnya, persiapan Gus Dur dalam Pilpres 2009 membutuhkan orang-orang yang loyal berjuang bersama Gus Dur.
Cara melakukan itu adalah dengan meminta Cak Imin mundur dari tampuk kekuasaan PKB. Apakah terjadi reaksi dari pendukungnya atau tidak.
"Keputusan itu untuk melihat siapa saja yang loyal dan akan membela Gus Dur dalam Pilpres 2009 dan membesarkan PKB dan yang tidak. Jadi ini test case saja buat semua kader PKB," ujar Arief kepada detikcom, Sabtu (29/3/2008).
Test case ini akan menunjukkan apakah kader-kader PKB masih loyal baik memenangkan Pemilu 2009 atau mencalonkan Gus Dur dalam Pilpres. Karena itu, keputusan itu akan dilihat responsnya, siapa yang menerima dan siapa yang tidak menerima sampai ke tingkat cabang dan wilayah.
"Ini dalam rangka pembersihan besar-besaran. Kalau seluruh kader loyal, Gus Dur akan semakin yakin PKB dalam posisi yang siap, baik menjelang Pemilu atau Pilpres," ujar Arief.
Arief menambahkan, meskipun Muhaimin belum diketahui menerima atau tidak keputusan voting, namun biasanya Gus Dur akan memberi orang yang diuji itu jabatan yang lebih terhormat dari yang dipegang sekarang.
"Saya sih belum mmendengar langsung dari Gus Dur, tapi biasanya jika kader itu diuji dan siap, Gus Dur selalu memberikan tempat yang terhormat dari tempat yang sekarang diduduki," pungkas Arief. (aba/aba)











































