Pertarungan Obama-Hillary Membelah Partai Demokrat?

Pertarungan Obama-Hillary Membelah Partai Demokrat?

- detikNews
Sabtu, 29 Mar 2008 01:01 WIB
Washington - Pertarungan sengit Barack Obama dan Hillary Clinton meraih kursi Capres dari partai Demokrat menimbulkan kekhawatiran di internal partai mereka. Begitu sengit, sehingga dikhawatirkan bisa membelah partai.

Sebelum itu terjadi, jauh-jauh hari Ketua Partai Demokrat Howard Dean memperingatkan kedua jagoan Demokrat itu. Apa peringatan Dean?

"Para kandidat itu harus paham bahwa mereka memiliki kewajiban pada negara untuk bersatu," ujar Dean, seperti dilansir AFP, Jumat (28/3/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Salah seorang akan kalah bersama 49,8 persen suara dan itu berarti dia harus mengerahkan pendukungnya di belakang yang menang," imbuh Dean.

"Itulah kewajiban kita. Karena pada akhirnya, ini bukan tentang Hillary Clinton atau Barack Obama, tapi tentang negara kita. Kita tidak ingin memiliki 4 tahun lagi George W Bush, seperti yang ditawarkan McCain," kata Dean.

Dean juga menawarkan solusi dalam pertarungan Hillary-Obama ini. Dean meminta 350 anggota superdelegates Partai Demokrat untuk menentukan suara, karena 450 lainnya telah menentukan sikap.

"Jadi kita tidak perlu membawa pertarungan mereka ini ke konvensi," kata Dean.

Baik Hillary atau Obama, tidak bisa meraih angka 2.025 delegasi yang dibutuhkan untuk memenangkan pencalonan. Sehingga, suara dari superdelegates akan sangat menentukan.

Peringatan Dean terhadap Hillary dan Obama menyusul pernyataan kubu Obama yang meminta Hillary mundur dari pencalonan. Dengan begitu, suara Partai Demokrat bisa bulat di tangan Obama. (aba/aba)


Berita Terkait