"Dengan itu dia telah gagal," cetus Ketua Fraksi Kiri-Hijau Femke Halsema dari oposisi.
Β
Halsema dan para ketua fraksi lainnya di parlemen memberikan opini mereka tentang 'Fitna' segera setelah film itu disiarkan Kamis malam atau Jumat (28/3/2008) dinihari WIB tadi.
Partai Sosialis (SP) dalam pernyataannya menyatakan tidak melihat hal baru dalam film yang bikin heboh itu. "Itu kan cuma kliping koran dan gambar lama televisi. Dan dia seperti biasa menggeneralisir," demikian SP.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Alih-alih melakukan hal konstruktif dia malah menampilkan film tindakan kriminal dan teroris," ujar Rutte.
Sementara itu partai-partai koalisi yang memerintah, yakni Partai Kristen Demokrat (CDA), Partai Buruh (PvdA), dan Partai Uni Kristen (CU) juga memberikan penilaian senada bahwa gambar yang ditampilkan adalah comotan rekaman gambar-gambar lama, lalu dikompilasi menurut visi Wilders.
Ketua Fraksi CDA Pieter van Geel tegas menyebut bahwa film itu melukai keyakinan orang secara tidak perlu. Dia tetap dengan pendapatnya bahwa film semacam itu sebaiknya tidak disiarkan.
"Itu semua gambar-gambar lama. Namun bagaimana Wilders merangkainya itu sungguh sangat menakutkan," komentar pelaksana tugas Ketua Fraksi Partai Buruh Mareitte Hamer. Dia menambahkan bahwa Wilders telah menyinggung perasaan sekelompok orang.
"Film itu membangkitkan kesan bahwa setiap muslim itu teroris dan menggunakan kekerasan. Padahal tidak demikian. Mayoritas muslim di Belanda justru mengambil jarak terhadap penyalahgunaan agama," tandas Ketua Fraksi CU Arie Slob.
(es/es)











































