Laptop Perwira Polisi Dicuri di Mabes Polri

Laptop Perwira Polisi Dicuri di Mabes Polri

- detikNews
Jumat, 28 Mar 2008 20:33 WIB
Jakarta - Maling yang satu ini benar-benar nekat. Bayangkan saja, dia berani beraksi di markas polisi. Yang diembat pun tak tanggung-tanggung, laptop milik seorang perwira menengah.
 
Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 15.30 WIB, Jumat (28/3/2008) di Masjid Mabes Polri yang berada di dalam Kompleks Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta.
 
Saat itu sang asisten perwira berpangkat Komisaris Besar (Kombes) sedang menunaikan salat asar berjamaah. Dia pun lantas menaruh tas berisi laptop milik sang perwira, tak jauh dari barisannya salat.
 
Namun tidak disangka, setelah salat selesai. Tas tersebut raib. "Saya sempat mendengar HP saya berbunyi, setelah selesai salat. Tapi saya diamkan saja, tahu-tahu berhenti dan tidak terdengar lagi," tutur Sugiyo, sang asisten.
 
Selesai berdoa, dia lalu beranjak menuju tempat menaruh tas, di sisi barisan. "Pas saya lihat sudah tidak ada. Padahal hanya berjarak 2 meter dari tempat saya salat," tuturnya dengan menyesal.
 
Dia pun lantas mencoba mencari dan mengecek ke pos penjaga di depan dan belakang Mabes Polri. Tapi apa lacur, maling tersebut sudah tidak kelihatan batang hidungnya lagi.
 
Para petugas yang berjaga pun mengaku tidak melihat orang yang mencurigakan. Tapi di masjid memang ada sebuah tas kosong yang diduga milik pelaku yang sengaja ditinggal.

"Itu isinya data untuk acara di bali. Ada laptop, HP, dan berkas-berkas," ujar Sugiyo yang terlihat sedih.
 
Sang Kombes yang bertugas di bagian pembinaan pun menurut Sugiyo sempat meneleponnya. "Saya bilang tasnya hilang, ya bapak juga hanya pasrah," tambah dia.
 
Setelah kejadian itu, pengunjung yang keluar Mabes pun diperiksa satu persatu. Barang bawaan pengunjung diperiksa oleh petugas jaga. Sedang Sugiyo mencoba meminta bantuan dari tim cybercrime Mabes Polri untuk melacak HP-nya, mengingat teleponnya itu masih bisa dihubungi.
 
Kejadian barang hilang ini pun sebenarnya pernah terjadi beberapa waktu lalu. Seorang wartawan media cetak pernah kehilangan kamera digital di ruang rapat utama Mabes Polri.
 
Saat itu selepas mengabadikan gambar, dia lupa untuk memasukkan kameranya ke dalam tas. Dan barang itu tertinggal di salah satu meja.
 
Saat di tiba di kantor, sang wartawan baru tersadar kalau kameranya raib. Namun sayangnya keesokan harinya ketika dia mengecek ke ruang rapat utama,kamera tersebut tidak ditemukan. Petugas yang ada pun mengaku tidak melihat barang itu. Duh, tak aman. (ndr/asy)


Berita Terkait