"Saya bisa katakan bahwa pasukan pimpinan Australia sebenarnya bisa dengan cepat mengepung seluruh kota, menutup semua jalan keluar, dengan menggunakan helikopter, mengirimkan segera elemen-elemen ke rumah saya untuk mencari informasi. Mereka seharusnya bisa ditangkap dalam beberapa jam saja," cetus Horta kepada televisi Australian Broadcasting Corp.
"Karena beberapa jam setelah serangan di rumah saya itu, mereka (pemberontak) masih berada di perbukitan sekitar rumah saya," kata peraih Nobel Perdamaian itu seperti dilansir The Age, Jumat (28/3/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pasukan Australia hanya bertindak atas permintaan PBB," tandas Horta.
Juru bicara PBB di Timor Leste, Allison Cooper menolak mengomentari statemen Horta tersebut. Dikatakannya, dirinya tidak akan berkomentar sebelum melihat keseluruhan transkrip pernyataan Horta. (ita/nrl)











































