Akibatnya fatal. Orangtua dan istrinya tewas mengenaskan. Sedangkan kedua putranya luka parah. Insiden berdarah ini terjadi di Tokyo, Jepang seperti diberitakan kantor berita AFP, Jumat (28/3/2008).
Pelaku bernama Masao Enari itu juga mencoba bunuh diri setelah penikaman brutal itu. "Saya melakukannya," ujar seorang polisi mengutip ucapan Enari ketika polisi datang ke rumahnya setelah mendapat informasi dari tetangga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kedua putranya yang masih kecil, masing-masing berusia 8 tahun dan 4 tahun, juga mengalami luka di dada akibat penusukan itu.
Kepolisian mengatakan, Nobuko (37), istri Enari, ayahnya Mitsuo (74) dan ibunya Toshiko (70) ditemukan tergeletak bersimbah darah di rumah Enari. Begitu pula dengan Enari.
Seorang putri Enari. Anak perempuan berusia 12 tahun itu berhasil meloloskan diri dari rumahnya dan lari ke rumah seorang tetangga. Dia lolos tanpa cedera.
Kepolisian masih menyelidiki detail peristiwa ini, namun kabarnya, aksi keji Enari dipicu oleh keributan keluarga.
(ita/nrl)











































