"Pemerintah RI sampai saat ini belum bisa memastikan bahwa jenazah yang ditembak mati oleh pemerintah Filipina adalah Dulmatin. Saat ini kita sedang menunggu jawaban," kata Jubir Deplu Kristiarto Legowo di gedung Deplu, Jl Pejambon, Jakarta, Jumat (28/3/2008).
Kris mengatakan, Deplu belum mendapat akses dari pihak otoritas Filipina terkait pemeriksaan DNA jenazah yang diduga Dulmatin itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mabes Polri sebelumnya mengirimkan tim Disaster Victim Identification (DVI) ke Filipina dengan membawa sampel DNA keluarga Dulmatin guna mencocokkan dengan jenazah yang diklaim Dulmatin. Dan Mabes Polri memastikan jenazah itu bukan Dulmatin. (ziz/mly)











































