Deplu: Baihaqi Terlibat Aksi Pemboman di Filipina Selatan

Deplu: Baihaqi Terlibat Aksi Pemboman di Filipina Selatan

- detikNews
Jumat, 28 Mar 2008 11:59 WIB
Jakarta - Pemerintah RI akhirnya mendapat kejelasan penangkapan WNI Muhammad Hildan Baihaqi oleh aparat Filipina. Baihaqi ditahan karena terlibat aksi pemboman di beberapat kota di Filipina Selatan.

"Kita telah mendapat jawaban atas nota diplomatik yang kita kirimkan tangal 26 Maret 2008. Yang bersangkutan ditahan atas tuduhan terlibat aksi pemboman beberapa kota di Filipina selatan," kata Jubir
Deplu Kristiarto Legowo di gedung Deplu, Jl Pejambon, Jakarta, Jumat (28/3/2008).

Namun menurut Kris, tuduhan ini masih tuduhan awal dan pembuktiannya masih harus melalui peroses pengadilan di Filipina.

"Kita akan memperhatikan jika ternyata membutuhkan pengacara, kita akan bantu," ujarnya.

Kris mengatakan, Baihaqi masih berada di tahanan militer Filipina, bukan di penjara sipil. "Namun kondisinya kita jamin dalam keadaan baik," ungkapnya.

Hingga saat ini pemerintah RI belum mengetahui kapan proses persidangan Baihaqi dijalankan.

"Kita akan menjamin tidak ada hak-haknya yang dikurangi selama mengikuti proses pengadilan di sana," tegasnya.

Baihaqi ditangkap tentara Filipina pada 17 Februari 2008 di Pulau Mindanau. Pulau ini diawasi pemerintah Filipina karena dianggap sarang separatis. (ziz/nrl)


Berita Terkait