"Muhaimin itu siapa? Di mata Gus Dur dia kan nothing," kata peneliti Lembaga Survei Indonesia (LSI) Isra Ramli dalam perbincangan dengan detikcom, Jumat (28/3/2008).
"Dia (Muhaimin) kan bukan orang yang punya reputasi, bukan politisi yang punya nama, sebelum dibesarkan oleh PKB, oleh Gus Dur. Itu sebabnya, di mata Gus Dur, dia bisa dibuang kapan saja," urai Isra.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Memang secara organisasi, karena melalui pleno. Tetapi kan seperti dadakan, setelah acara (pelepasan) Mahfud MD," ujarnya.
Isra menduga, Muhaimin tidak berhasil membuat Gus Dur yakin akan mendukungnya pencalonan Gus Dur sebagai capres 2009.
"Gus Dur tidak yakin kalau Muhaimin akan mem-back up pencalonannya. Jadi sebelum ada gerakan-gerakan yang mendongkel, yang akan me-munaslub-kan, lebih baik mendahului. Saya tidak tahu sejauh mana kebenarannya. Itu kan spekulasi," analisisnya.
(fiq/nrl)











































