Jurus Bungkam Petinggi Kejagung Soal Marwan Jadi Jampidsus

Jurus Bungkam Petinggi Kejagung Soal Marwan Jadi Jampidsus

- detikNews
Jumat, 28 Mar 2008 10:00 WIB
Jakarta - Kabar terpilihnya Kapusdiklat Kejagung Marwan Effendy sebagai Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) dicetuskan oleh sumber terpercaya di Kejagung. Meski demikian, sejumlah petinggi Kejagung punya jurus bungkamnya masing-masing saat ditanya soal itu.

Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas) MS Rahardjo misalnya, meminta agar detikcom mencari bocoran di Sekretariat Negara.

"Tanya saja ke Setneg. Jangan saya. Saya belum tahu," kata Rahardjo melalui telepon, Kamis (28/3/2008).

Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) Untung Udji Santoso juga mengaku tidak tahu. "Maaf, saya nggak tahu," tulis Untung dalam pesan singkatnya.

Hal senada juga disampaikan Kapuspenkum Bonaventura Daulat Nainggolan. Sedangkan Sesjamintel Masyhudi Ridwan yang sempat disebut-sebut sebagai calon kuat Jampidsus mengaku belum mengerti.

"Saya belum mengerti. Saya belum mengerti," ujar Masyhudi berulang-ulang.

Sementara itu, Marwan Effendy tidak bisa dihubungi karena telepon genggamnya tidak aktif.

Sumber terpercaya detikcom di Kejagung memperkuat kabar terpilihnya Marwan sebagai pengganti Kemas Yahya Rahman. "Saya dengar begitu. Tapi tunggu pengumuman resmi sajalah," ujar sumber tersebut dalam pesan singkatnya.

Usai rapat tim penilai akhir yang digelar (TPA) Kamis 27 Maret 2008 Menneg PAN Taufiq Effendi menyebut bahwa tim penilai akhir (TPA) telah memilih satu dari tiga nama yang diajukan Kejagung. Jampidsus terpilih itu tinggal menunggu pengesahan dari Presiden. (fiq/nrl)


Berita Terkait