Penyebabnya, komisi Uni Eropa menilai Italia tak cukup menjaga keju ini dari kontaminasi zat-zat berbahaya.
"Komisi percaya uji sampel tak cukup meyakinkan kita atas kontaminasi produk itu ketika masuk pasar," ujar salah satu pejabat Uni Eropa seperti dilansir dari AFP, Jumat (28/3/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintah Italia pekan lalu memang menyatakan ada kandungan tinggi dioksin, zat yang bisa memicu kanker, pada 66 sapi perah untuk produk keju mozzarela di peternakan Kota Naples.
Italia memproduksi 33 ribu ton keju mozzarella per tahun. 80 Persen produksi itu dihasilkan di wilayah selatan Italia, Campania. UE menilai surveillance di Campania masih terlalu terbatas. (nwk/bal)











































