Terminal Baru Beroperasi, Bandara Heathrow Kacau

Terminal Baru Beroperasi, Bandara Heathrow Kacau

- detikNews
Jumat, 28 Mar 2008 03:34 WIB
London - Tak hanya Bandara Internasional Soekarno-Hatta saja yang bisa kacau karena jalan aksesnya terendam banjir. Bandara internasional sekelas Heathrow di Inggris pun bisa chaos.

Kekacauan itu terjadi pada pengoperasian pertama terminal 5 bandara itu yang baru diresmikan Ratu Elizabeth II awal Maret 2008 ini, seperti dilansir dari AFP, Jumat (28/3/2008).

British Airways, ssebagai maskapai satu-satunya yang memakai terminal itu menunda 34 penerbangan dan meminta maaf atas masalah pertama sejak terminal ini didirikan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penerbangan pertama yang tiba dari Hong Kong datang 10 menit lebih awal dari jadwal. Penumpang penerbangan itu mulai mengeluhkan waktu pengambilan bagasi yang berjam-jam. Mereka juga mengeluhkan adanya bagasi yang hilang.

"Butuh waktu 1 jam untuk ambil bagasi setelah kita mendarat," ujar salah satu penumpang Mike Salinger.

"Salah satu lift tidak bekerja, papan petunjuk nggak jelas dan Anda tidak yakin berada di mana. Kelihatan tidak user-friendly," keluh warga London Agar Burton yang menjemput istrinya Andrea di terminal itu.

Belum lagi, kekacauan itu ditambah dengan 250 pendemo di luar terminal, yang menentang perluasan pembangunan Bandara Heathrow, termasuk penambahan landas pacu. Para pendemo itu mengenakan kaos merah bertuliskan 'Hentikan Perluasan Bandara'.

Sementara pihak British Airways mengakui memang ada masalah kecil yang tak diharapkan."Masalah ini termasuk ketersediaan lahan parkir mobil, penundaan pemeriksaan petugas keamanan, dan adaptasi staf terhadap terminal baru. Kita bisa mengatasinya," ujar ย 
Terminal baru ini butuh 15 tahun untuk berdiri dengan biaya US$ 8,7 miliar. Terminal iniย  bisa menampung 30 juta penumpang dari 68 juta penumpang per tahun di Bandara Heathrow. Terminal ini dibangun untuk mengurangi kepadatan bandara karena tambahan kunjungan yang meningkat. (nwk/bal)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads