"Tanpa muktamar luar biasa (MLB), tanpa voting, Gus Dur sebenarnya punya kekuasaan memberhentikan Muhaimin. Tapi Gus Dur tidak mau, dan menyerahkan kepada rapat untuk menggelar voting," tutur salah satu Ketua Dewan Syura DPP PKB, Muslim Abdurrahman yang dihubungi detikcom, Kamis (27/3/2008).
Memang dalam AD/ART PKB, Ketua Umum Dewan Syura diberi kekuasaan penuh, bahkan untuk memecat Ketua Umum Dewan Tanfidz yang secara hirarki berada di bawahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat proses voting, Muslim mengaku memilih opsi digelarnya MLB untuk menuntaskan konflik internal PKB. "Ini problemnya, hasil voting tidak memutuskan MLB dan ini tidak menyelesikan masalah. Gus Dur mengeluhkan kepemimpinan Muhaimin dan menurut saya harus MLB, sebab kalau tidak hanya memperpanjang persoalan," tandasnya.
(bal/nwk)











































