Penolakan itu disampaikan Muhaimin, seperti dituturkan Wakil Sekjen PKB Helmy Faisal Zaini dalam jumpa pers di Setiabudi Building, Kuningan, Jakarta Selatan.
"Saya sudah bertemu Mas Muhaimin, dan beliau tidak akan mundur. Keputusan (pemecatan) itu tidak berdasar karena tidak ada buktinya," ujar Helmy.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mas Muhaimin tidak akan melakukan perlawanan terhadap Gus Dur. Tapi Mas Muhaimin akan melawan semua anasir-anasir jahat yang masuk melalui Sigit ke Yenny," tegas Helmy.
Menurut Helmy, apa yang dialami Muhaimin merupakan hasil fitnah. "Kalau ibaratnya film Ayat-ayat Cinta, Mas Muhaimin saat ini sedang dipenjara, karena sedang difitnah," cetus Helmy.
Rapat yang digelar malam hingga dinihari tadi, lanjut Helmy, sepertinya sudah direncanakan untuk menggusur Muhaimin. Padahal agenda itu tidak pernah ada. "Semua sudah disiapkan skenario untuk menghancurkan Cak Imin. Kertas suara sudah ada, kotak sudah ada, padahal tidak ada agenda itu," pungkasnya.
(bal/nwk)











































