Hal ini disampaikan mantan Sekjen PKB Lukman Edy menjawab pertanyaan pertanyaan wartawan di Istana Negara, Jakarta, Kamis (27/3/2008).
"Alasan lain tidak diatur dalam AD/ART," tegas Lukman yang menjabat Menteri Negara Percepatan Pembangunan Deaerah Tertinggal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau komunikasi dengan Muhaimin, dia senior saya jadi sering konsultasi. Dia juga wakil ketua DPR dan menyebabkan saya juga sering berkonsultasi. Itu dibelok-belokan oleh orang yang melihat saya datang ke DPR ngomong partai," kata Lukman.
Menyikapi perpecahan internal PKB yang terus berlangsung padahal Pemilu 2009 kian mendekat, Lukman menyarankan ditempuh mekanisme tabayun. Cak Imin sebaiknya segera menemui Gus Dur untuk memintakan klarifikasi atas isu-isu yang beredar menjelang pencopotannya.
"Yang jelas ini (ide pencopotan) bukan dari Gus Dur. Faktanya memang yang mendorong Yenny dan kawan-kawan. Makanya harus tabayun dulu, Muhaimin ketemu Gus Dur," ujar dia. (lh/mly)











































