Sebagian warga menyelamatkan perabotan rumah tangga yang masih dapat digunakan. Kesibukan serupa juga terlihat di rumah P Pulungan, warga Jl Makmur, Gang Syukur, Desa Sambirejo. Ayah empat anak ini sibuk memindahkan semua perabotan karena atap rumahnya kini terbuka setelah diterbangkan angin puting beliung, Rabu 26 Maret sekitar pukul 18.00 WIB.
"Semua basah, termasuk isi kamar dan dapur. Isteri saya pagi ini tidak masak. Sarapan pagi anak-anak beli sarapan di luar," kata Pulungan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Warga Jl. Makmur, Gg. Pelita, Suyetno mengatakan, puting beliung menerbangkan atap rumahnya hingga menimpa rumah tetangga.
"Saya terpaksa memperbaiki atap duluan. Nanti kalau hujan datang, barang-barang masih ada yang selamat," kata Suyetno.
Menurut perkiraan Suyetno, kerugian yang ia alami akibat puting beliung mencapai Rp 50 juta.
(rul/djo)











































