"Saya heran, PJR di Tol Jagorawi kok malah menghalau. Kalau menghalau, artinya dia tahu itu pengendara Harley lalu diusir. Kenapa tidak ditangkap? Karena mereka itu orang liar dan melanggar peraturan," ujar Peter kepada detikcom, Kamis (27/3/2008).
Pernyataan Peter itu menanggapi keterangan dari Jasa Marga yang menyatakan, PJR Tol Jagorawi sempat menghalau 6 pengendara Harley.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peter mengatakan, jika memang PJR itu memang mengakui bahwa ke-6 motor gede itu adalah Harley Davidson, seharusnya bisa mengenali nomor polisi pengendara Harley itu. "Tentunya nomornya bisa diketahui. Dan dari situ bisa diketahui siapa pemiliknya. Ya langsung aja dilakukan penegakan hukum," ungkapnya.
"Itu sudah masuk domain hukum, harusnya ambil tindakan. Karena mereka merusak nama pengendara Harley lainnya, yang memang sopan dalam berkendara," harap Peter.
(mar/nrl)











































