peristiwa ini terjadi pada Rabu (26/3/2008) sekitar pukul 18.00 WIB. Sejumlah warga menyatakan, angin kencang itu menerbangkan seng rumah, sehingga membuat warga khawatir.
Kepala Desa Tembung, Nasib, mengatakan, di Dusun Sambirejo Timur saja, satu jam setelah kejadian telah terdata 56 rumah mengalami rusak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rumah yang tergolong rusak parah yakni rumah warga yang atapnya terbang terbawa angin. Sementara yang tergolong rusak ringan yakni rumah warga yang terbang beberapa seng. Sejauh ini penghitungan masih dilakukan untuk mengetahui jumlah kerugian.
Nasib mengatakan, pada malam ini pihaknya akan mendirikan posko di Kantor Kepala Desa Tembung di Jl. Makmur, Dusun Sambirejo, Pasar VII Tembung.
"Masyarakat yang rumahnya tidak bisa ditempati, sementara kita tampung di kantor kepala desa," terang Nasib.
Dalam kejadian ini dua warga dilaporkan mengalami cedera akibat tertimpa reruntuhan atap rumah. Salah seorangnya kini dirawat di RS Mitra Husada, dikawasan Pasar VIII, Tembung akibat mengalami patah tulang pinggang. (rul/ndr)
