Pohon mahoni yang berada di tepi Jl. Bahagia By Pass itu ambruk sekitar pukul 17.00 WIB. Pohon yang berusia puluhan tahun tersebut langsung menimpa rumah semi permanen milik Pandiangan, 50 tahun.
Selain tempat tinggal, rumah tersebut juga merupakan warung minuman tuak. Saat kejadian, ada beberapa pengunjung yang sedang berada di warung. Namun tidak ada korban, sebab pohon tertahan atap.
"Kita sudah mendatangkan Dinas Pertamanan untuk memotong pohon yang rubuh tersebut. Pohon ini rubuh sebab bagian akarnya dijadikan tempat membakar sampah. Jadi tidak kuat lagi," kata Ny. Ubudiah, Lurah Sudirejo 1, Kecamatan Medan Kota, pada wartawan di lokasi kejadian.
Saat ini puluhan warga mengerubungi di sekitar rumah milik Pandiangan. Mereka menyaksikan keluarga Pandiangan yang kerepotan mengangkut harta benda dari rumahnya yang naas tersebut.
(rul/asy)











































