Sampoerna Ajak Hakim ke Pabrik

Gugatan Perokok

Sampoerna Ajak Hakim ke Pabrik

- detikNews
Rabu, 26 Mar 2008 18:21 WIB
Jakarta - Karena muntah-muntah, bibir dan wajahnya membiru setelah merokok A-Mild, Faisal Amri Nasution pun melayangkan gugatan ke PT Hanjaya Mandala Sampoerna. Pihak Sampoerna pun mengundang hakim untuk berkunjung ke pabriknya di Jawa timur.

"Usulan untuk pemeriksaan setempat supaya tidak unfair conduct. Kalau kita ke sana penggugat juga diajak untuk melihat proses produksi rokok seperti apa," kata ketua majelis hakim Suharto dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Jakarta, Rabu (26/3/3008).

Sebelumnya, Suharto terlebih dahulu meminta agar PT Sampoerna selaku tergugat menunjukkan proses produksi rokok melalui media visual seperti VCD. Namun Sampoerna menilai, hal itu tidak memungkinkan dilakukan jika hanya dipersiapkan dalam waktu seminggu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Akhirnya majelis hakim meminta waktu untuk mempertimbangkan rencana pemeriksaan tempat itu. "Sidang ditunda pada 3 April 2008 untuk musyawarah perlu tidaknya pemeriksan setempat," lanjut Suharto.

Hal itu dilakukan karena majelis hakim mempertimbangkan perbedaan pendapat terkait perbedaan setempat yang berada di luar yurisdiksi. Umumnya, pemeriksaan setempat yang dilakukan di luar yurisdiksi suatu pengadilan didelegasikan ke pengadilan setempat.

Dalam sidang pada Rabu ini, didengar pula keterangan ahli paru dan pernafasan dari RS Husada Jakarta dr Irwan Hananto. Menurut dia, belum pernah ada kasus seorang perokok yang mengisap 7 batang rokok mukanya membiru, mengalami sesak nafas dan muntah-muntah.

"Sepanjang saya berpraktik, belum pernah saya menjumpai pasien yang
merokok dan jadi seperti itu," ucapnya.

Dia juga menjelaskan, muka membiru merupakan salah satu indikasi suplai oksigen berkurang. "Itu tanda-tanda hemoglobin impoten sehingga tidak bisa menangkap oksigen," terang Irwan.

Sejauh ini, sambungnya, rokok hanyalah sebagai pencetus kanker. "Bukti-bukti yang disampaikan Faisal tidak bisa menggambarkan secara medis, dia menderita sakit paru," tandasnya.

Faisal dalam gugatannya mengatakan, setelah mengonsumsi 7 batang rokok, tak lama tubuhnya mengalami keanehan. Bibir dan mukanya membiru.

Selain itu, sekujur tubuhnya menggigil dan lemas, kepala pusing, perut mual, serta muntah-muntah. Dia pun mengalami rasa sakit di bagian dada sebelah kiri. Bahkanย  paru-parunya juga terasa sangat sesak sehingga sulit bernafas. (nvt/ana)


Berita Terkait