Meski begitu kepolisian Singapura bersumpah akan menangkap pria itu. Deputi Perdana Menteri sekaligus Menteri Urusan Dalam Negeri Singapura Wong Kan Seng mengatakan, Kastari diyakini masih berada di negara itu.
"Informasi terbaik yang ada dari sumber-sumber kami dan dari mitra keamanan luar negeri dan intelijen kami menunjukkan bahwa Mas Selamat masih bersembunyi di Singapura," kata Wong.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut analis terorisme Rohan Gunaratna, jika Kastari memang masih berada di Singapura, kemungkinan seseorang menyembunyikannya. "Jika tidak, dia mungkin berada di Indonesia atau Malaysia," ujarnya.
Kastari berhasil kabur dari penjara Singapura yang dijaga ketat pada 27 Februari lalu. Sejumlah analis mengatakan, mudahnya Kastari kabur telah merusak reputasi pengamanan Singapura. (ita/nrl)











































