Rumah sang kakek, Ketut Tantri, terletak hanya sekitar 2 km dari rumah Sudiksa, di Dusun Kalanganyar, Desa Seraya Barat, Karangasem, Bali. Rumah tersebut terlihat sederhana dengan dinding terbuat dari anyaman bambu.
Jenazah bocah kelas III SD tersebut diletakkan di tengah rumah. Kedua orang tuanya, Nengah Sukadana (36) dan Wayan Sulastry (30), duduk di sisi jenazah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Rencananya jenazah akan dimakamkan pukul 15.00 Wita," ujar salah seorang kerabat Ketut Tantri kepada detikcom, Rabu (26/3/2008).
Sudiksa ditemukan tergantung dengan sehelai selendang oleh orang tuanya Selasa 25 Maret sekitar pukul 06.00 WIB. Bocah tersebut sempat dibawa ke Puskesmas setempat namun nyawanya tidak tertolong.
Hingga kini belum diketahui motif bocah malang ini bunuh diri. Korban tidak menunjukkan tingkah laku aneh sebelum mengakhiri hidupnya dengan cara mengenaskan. Polisi pun tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
(djo/nrl)











































