Gamelan Kematian Iringi Persemayaman Jenazah Sudiksa

Bocah SD Bunuh Diri

Gamelan Kematian Iringi Persemayaman Jenazah Sudiksa

- detikNews
Rabu, 26 Mar 2008 13:03 WIB
Karangasem - Jenazah Komang Sudiksa, siswa SD yang meninggal gantung diri, disemayamkan di rumah kakeknya. Suara gamelang kematian mengiringi proses persemayaman tersebut.

Rumah sang kakek, Ketut Tantri, terletak hanya sekitar 2 km dari rumah Sudiksa, di Dusun Kalanganyar, Desa Seraya Barat, Karangasem, Bali. Rumah tersebut terlihat sederhana dengan dinding terbuat dari anyaman bambu.

Jenazah bocah kelas III SD tersebut diletakkan di tengah rumah. Kedua orang tuanya, Nengah Sukadana (36) dan Wayan Sulastry (30), duduk di sisi jenazah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Suara gamelan kematian yang dimainkan sejumlah orang, membuat suasana semakin haru. Ratusan tamu yang datang melayat, tampak larut dalam suasana. Sebagian lagi, terlihat sibuk membuat banten (sarana prosesi pemakaman adat Bali).

"Rencananya jenazah akan dimakamkan pukul 15.00 Wita," ujar salah seorang kerabat Ketut Tantri kepada detikcom, Rabu (26/3/2008).

Sudiksa ditemukan tergantung dengan sehelai selendang oleh orang tuanya Selasa 25 Maret sekitar pukul 06.00 WIB. Bocah tersebut sempat dibawa ke Puskesmas setempat namun nyawanya tidak tertolong.

Hingga kini belum diketahui motif bocah malang ini bunuh diri. Korban tidak menunjukkan tingkah laku aneh sebelum mengakhiri hidupnya dengan cara mengenaskan. Polisi pun tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
(djo/nrl)


Berita Terkait