Kapolres Karangasem AKBP Istiyono, Rabu (26/03/2008) kepada detikcom mengatakan mayat bocah yang dikenal pintar di sekolahnya ini terbujur kaku menggantung di dalam kamar. Mayat korban ditemukan oleh orang tuanya Nengah Sukadana (36) dan Wayan Sulastry (30) sepulang dari pasar pukul 06.00 Wita.
Istiyono menceritakan sepulang dari pasar, orang tua korban memanggil buah hatinya. Namun, tidak mendapatkan jawaban. Mereka pun masuk ke kamar tidur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelum bunuh diri, korban sempat meminta uang jajan Rp 2000 kepada orang tuanya. "Setiap pagi, anaknya saya selalu minta uang. Saya sudah memberikannya sebelum ditinggal ke pasar," kata Sukadana warga Dusun Kalanganyar, Desa Seraya Barat, Karangasem sedih.
Hingga kini belum diketahui motif bocah malang ini bunuh diri. Korban tidak menunjukkan tingkah laku aneh sebelumnya.
Meski tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban polisi tetap akan mengusut tuntas kasus kematian bocah ini.
"Tidak ditemukan bekas pukulan atau luka pada tubuh korban kecuali bekas jeratan di leher korban," demikian Istiyono. (gds/ken)











































