Di tempat parkir di Istana, mobil Lexus tumpangan menteri yang sering disapa Ical itu tampak mencolok. Berbeda dengan tumpangan-tumpangan menteri lain: Toyota Camry.
"Gila ini menteri. Pakai (nopol) RI 13, mobilnya Lexus," bisik dia dan secara otomatis didengar wartawan yang sedang mewawancarainya, Selasa (25/3/2008) kemarin. Saat itu, sang menteri baru saja turun dari mobilnya yang diparkir di samping mobil Ical.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Iya nih. Punya kita yang seperti ini kapan datang ya?" sahut menteri satunya lagi sambil guyon.
"Ah, ini sama saja kok Pak," balas Ical yang terlihat kikuk juga dengan pertanyaan itu. Tidak terlihat ada yang serius.
Meski sama-sama bercat hitam, mobil dinas Ical memang jauh istimewa bila dibanding menteri lainnya. Bila yang lain menggunakan Toyota Camry lansiran 2004, maka Ical menunggang Lexus LS 460 keluaran akhir tahun lalu.
Mobil sedan mewah nan sporty seharga sekitar Rp 2 miliar itu digunakan Ical sejak Januari tahun ini. Selama dua tahun sebelumnya bos Bakrie Group itu wara-wiri dengan Nissan Presiden Continental.
Tapi, dua mobil yang sering digunakan Ical itu bukanlah mobil dinas. Dua mobil itu mobil pribadi Ical. Tidak terlalu sulit bagi Ical, yang memang kaya raya, untuk membeli dua mobil itu. Sedangkan mobil dinas jatah dari Sekretariat Negara tetap Totoya Camry. (lh/asy)











































