"Dia sedang menulis buku lagi, judulnya 'Hard, Flat and Crowded. Bila sebelumnya dia fokus ke India, kali ini dia juga fokus ke Indonesia," ujar Jubir Kepresidenan Dino Pattidjalal.
Hal itu disampaikan dia usai mendampingi Presiden SBY menerima penulis buku 'World Is Flat', Thomas L. Friedman di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (25/3/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di samping itu Indonesia punya peran kunci dalam silang politik perubahan iklim global terkait kekayaan sumber daya alam dan hutan yang ada. Terlebih Indonesia telah berjuang keras dalam berbagai forum dunia untuk penyelamatan hutan.
Lebih lanjut Dino menyatakan, presiden dalam pertemuan selama hampir satu jam yang juga dihadiri Menkeu Sri Mulyani, Mendagri Mardiyanto dan Menko Polhukam Widodo AS, memberi pemaparan tentang proses KTT UNFCCC di Bali pada Desember 2007. Bagaimana lobi-lobi digencarkan hingga tercapai kesepakatan dunia terhadap piagam Bali Road Map dan carbon pricing policy yang fair bagi negara berkembang.
"Memang dalam politik perubahan iklim kita di garis terdepan. Sejauh ini tidak ada mesin buatan Indonesia yang bisa menyerap gas kaca. Hanya hutan, dan Indonesia punya itu. banyak," sambung Dino. (lh/ken)











































