"Bisanya banjir di Riau tidaklah separah sekarang ini. Tapi sekarang ini sudah lebih dari 6 kabupaten dan kota dilanda banjir. Ini semua tidak terlepas dari aktivitas illegal logging yang terjadi selama ini," tegas Kapolda Riau, Brigjen Sutjiptadi ketika meninjau lokasi banjir di Kecamatan, Rumbai, Pekanbaru, Selasa (25/3/2008).
Menurut Sutjiptadi, banjir sudah berjalan lebih dari tiga pekan di wilayah Riau merupakan imbas langsung dari rusaknya kawasan hutan. Kawasan hutan yang rusak tidak lagi mampu menahan resapan air di kala musim hujan.
"Nah sekarang akibat illegal logging itu, kita semua yang jadi korbannya. Liatlah sekarang ini hujan sebentar saja hampir semua kawasan menjadi banjir. Kalau sudah banjir rakyat juga yang sengsara," kata Sutjiptadi.
Namun ketika didesak wartawan tentang penyidikan Gubernur Riau dan sejumlah bupati yang terlibat illegal logging, Sutjiptadi enggan berkomentar. "Wah, jangan tanya soal penyidikan dulu. Inikan momennya lagi banjir, kok malah tanya yang lain-lain," celetuk Kapolda Riau sembari tertawa.
Kehadiran Kapolda Riau itu untuk memberi bantuan sembako kepada korban banjir. Selain itu pihak kepolisian juga akan diterjukan ke lokasi banjir untuk memberikan rasa aman bagi korban banjir.
"Kita akan menurunkan tim patroli dalam mengamankan warga korban banjir. Sebab, saat ini warga banyak yang mengungsi ke tepi badan jalan. Jadi perumahan warga yang ditinggalkan akan kita jaga bersama dengan masyarakat," kata Sutjiptadi. (cha/djo)











































