"Akan datang lagi 60 truk yang mengangkut massa," ujar sumber detikcom di RS Haji, Selasa (25/3/2008).
Sebelumnya, sekitar pukul 11.00 WIB tampak 11 truk berisi puluhan orang memasuki halaman parkir RS. Mereka mengenakan seragam loreng kuning-hitam dari Pemuda Pancasila. Sekitar 5 menit kemudian mereka hengkang.
Di RS itu juga turut berjaga aparat Polri, satpam swasta dari Bravo Security Indonesia serta beberapa personel TNI dari Garnisun.
Adapun kelompok orang yang tidak berseragam tampak memenuhi tempat parkir RS. Mereka yang berjumlah 30 orang tersebut mengenakan sarung dan kopiah berwarna putih.
Kehadiran pasukan keamanan ini tidak mempengaruhi pelayanan RS. "Pelayanan masih berjalan seperti biasa," ujar Kepala Humas RS Haji, Dini.
Situasi RS Haji memanas sebagai buntut rebutan kursi direktur. Pemprov DKI Jakarta sebagai pemegang saham menetapkan Salimar Salim sebagai direktur menggantikan Supriyanto Riyadi. Sedangkan Supriyanto mengklaim masih sah menduduki kursi empuk tersebut setelah dipilih lagi lewat RUPSLB Badan Pengelola Dana Abadi Umat (BPDAU), pemegang saham RS Haji yang lain. (nik/nrl)











































