"Pengadilan membebaskan Zardari karena tidak ada bukti," kata pengacaranya, Shahadat Awan seperti dilansir dari AFP, Senin (24/3/2008).
Zardari yang kini pemimpin partai oposisi sejak Bhutto tewas ini diduga membunuh pensiunan hakim tinggi Nizam Ahmed dan anaknya, Nadeem Ahmed, yang juga pengacara pada 12 tahun lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Zardari sebelumnya menghabiskan 8 tahun di penjara karena kasus korupsi semasa Bhutto menjadi perdana menteri pada 1988-1990 dan 1993-1996. Dia lalu dia dibebaskan dengan jaminan pada akhir 2004 menyusul pengampunan yang diberikan pemerintah Pakistan terhadap Bhutto pada Oktober 2007 lalu.
Amnesti bagi Bhutto tersebut yang kemudian memuluskan langkah perempuan berkerudung itu untuk kembali dari pengasingan.
Sebelumnya, yakni pada 23 November 2004, Zardari dibebaskan dari 17 kasus penggelapan, pembunuhan, dan penyelundupan obat-obatan terlarang. Namun kemudian pengadilan membatalkan pembebasanlantaran diduga membunuh hakim Nizam. (nvt/gah)











































