Di pintu utama sebelah barat, Bravo Security menguasai jalan pintu masuk. Pintu utama yang terdiri dari tiga pintu, satu buah pintu utama yang di tengah ditutup dengan menggunakan meja. Akibatnya pengunjung hanya bisa menggunakan pintu utama samping.
"Terpaksa pintu utama kami tutup karena jumlah mereka cukup banyak sedangkan kita sedikit. Pengunjung pun masih tetap bisa keluar masuk," kata salah satu penjaga keamanan swasta, Solichin, yang mengenakan baju safari warna gelap.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak kalah mencolok, puluhan aparat yang tidak berseragam nampak berjaga-jaga. Dengan rambut gondrong ala artis India, mereka menggerombol dua-tiga orang di sudut-sudut jalan sambil asyik ngobrol. Sembari merokok dan menyemburkan asap ke udara, sesekali matanya melirik tajam ke pintu utama mengamati setiap pergerakan.
Meski keamanan terasa berlebihan, tetapi kegiatan pengobatan pasien seperti biasa. Pihak rumah sakit pun tetap melakukan pelayanan seperti biasa kepada pengunjung maupun pasien. Suasana memanas ini diakibatkan perebutan kursi direktur di antara para pemegang saham RS ini. (asp/nvt)










































