Polisi Kerap Menindak, Biker Moge Tetap Saja Bandel

Polisi Kerap Menindak, Biker Moge Tetap Saja Bandel

- detikNews
Senin, 24 Mar 2008 15:30 WIB
Jakarta - Aksi ugal-ugalan 6 bikers motor gede Harley Davidson di Tol Jagorawi, bukan cerita baru. Polisi sudah sering menindak, tapi mereka tetap saja membandel.

"Sejak jaman Pak Harto, ya namanya kendaraan roda dua nggak boleh masuk tol. Tapi, itulah mereka sering menerobos jalan tol, terlebih lagi saat konvoi," kata Aiptu Kasno, petugas TMC Polda Metro Jaya kepada detikcom, Senin (23/3/2008).

Kasno mengatakan, pihaknya sudah sering melakukan tindakan para bikers moge Harley Davidson yang sering masuk jalan tol. "Kalau mereka ada surat-surat paling kita tilang. Tapi kalau nggak ada ya kita tahan motornya," ujar Kasno.

Namun, karena denda tilang yang terlalu mungkin rendah saat diputus di pengadilan, maka para pengendara motor gede yang memang rata-rata berduit kembali melakukan lagi. "Sepertinya tak ada rasa jera," tutur Kasno.

Menurut Kasno, pihaknya sering sekali menemui pelanggaran yang dilakukan pengendara motor gede itu. "Mereka sering menerobos lampu merah dan menyalakan sirine. Padahal dalam aturan tidak diperkenankan," kata Kasno.

Kasno menyatakan, polisi telah berkali-kali melakukan penertiban terhadap pengendara motor gede. "Kita bukannya tak ada tindakan. Sering kami lakukan penertiban," ucap Kasno.

6 Bikers Harley masuk jalan tol Jagorawi Sabtu 22 Maret pukul 17.20 WIB. Mereka masuk dari Bogor menuju Jakarta dan dihalau oleh petugas PJR.

Selain menerobos masuk, 6 pengendara Harley ini tidak membayar tol. "Motor tetap dilarang meskipun CC-nya besar. Motor besar hanya boleh untuk pengawalan VIP dari petugas berwenang," ujar petugas tol, Bambang.


(mar/ptr)


Berita Terkait