Jadi PKB akan mengajukan calon? "Boleh juga, kita pikir-pikir dulu," kata wanita yang sempat menjabat Staf Khusus Presiden SBY Bidang Urusan Komunikasi Politik ini.
Yenny menyatakan hal itu di sela-sela seminar bertajuk "Peran pesantren dalam mencegah kekerasan berbasis agama" di Hotel Bintang Griyawisata, Jl Raden Saleh, Cikini, Jakarta Pusat, Senin (24/3/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dari mana pun tidak masalah, yang penting profesional," kata pemilik nama lengkap Zannuba Arifah Chafsoh Rahman ini.
Yenny juga mengingatkan, jangan sampai terjadi tabrakan kebijakan antara Menlu dan Wakil Menlu.
"Jangan sampai ada dualisme antara keduanya karena kebijakan yang berbeda," ujarnya.
Syarat penting lainnya, Wakil Menlu juga mesti orang yang mengerti diplomasi. "Seyogianya orang yang mengerti teknis-teknis, mengerti langgam diplomasi," ujar Yenny.
Putri sulung Gus Dur ini mengaku tidak tahu persis tugas Wakil Menlu. Namun di negara-negara maju, posisi tersebut lazim ada.
"Deputi Menlu ada di negara lain. Kalau itu untuk memuluskan diplomasi negara di luar negeri ya positif," jelas Yenny. (nik/nrl)











































