Black Dollar Marak, Transaksi Dolar Harus Pakai Ultraviolet

Black Dollar Marak, Transaksi Dolar Harus Pakai Ultraviolet

- detikNews
Senin, 24 Mar 2008 10:16 WIB
Black Dollar Marak, Transaksi Dolar Harus Pakai Ultraviolet
Jakarta - Black dollar mencuat kembali setelah tertangkapnya seorang tersangka Mustofa di Surabaya beberapa waktu lalu. Polisi terus menindaklanjuti kasus ini.

Masyarakat diimbau agar dalam setiap transaksi yang menggunakan uang dolar harus mengikuti prosedur penggunaan alat ultraviolet.

"Kalau tidak punya alat ultraviolet untuk mengetahui palsu atau tidaknya uang dolar itu, bisa ke bank saja. Koordinasi dengan bank supaya tidak tertipu," ujar Wakadivhumas Mabes Polri Brigjen Anton Bachrul Alam kepada detikcom, Senin (24/3/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Anton mengatakan, pihaknya bekerjasama dengan masyarakat untuk membuntuti para pelaku black dollar ini. Masyarakat juga diminta jika mengendus adanya transaksi black dollar ini untuk segera melapor.

Polisi sampai saat ini terus melacak berapa banyak korban yang tertipu kasus black dollar. "Kita cek dulu. Belum tahu seberapa banyak korbannya. Masyarakat yang tahu soal ini hubungi polisi setempat," tegasnya.

Apakah pelaku black dollar merupakan sindikat internasional? "Masih didalami. Rata-rata kan ini dari luar negeri," jawabnya.

Anton menambahkan, mengenai cairan kimia yang digunakan untuk membuat black dollar agar tampak seperti aslinya masih diidentifikasi Puslabfor Mabes Polri. "Masih diteliti cairan-cairan apa saja di dalamnya," ujar Anton. (ziz/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads