Simsalabim Mimpi Miliyuner Black Dollar Mustofa Berujung di Bui

Simsalabim Mimpi Miliyuner Black Dollar Mustofa Berujung di Bui

- detikNews
Senin, 24 Mar 2008 10:00 WIB
Simsalabim Mimpi Miliyuner Black Dollar Mustofa Berujung di Bui
Jakarta - Seandainya memiliki 1 liter cairan kimia khusus dan tidak keburu tertangkap, Mustofa, begitu ia bisa dipanggil, bermimpi jadi miliyuner. Mimpinya kandas. Satu peti Black Dollar disita polisi. Dan hingga Senin (24/3/2008) ia masih meringkuk di balik sel polisi.

Ratusan lembar uang dolar Amerika Serikat dalam pecahan USD 100 ada dalam genggaman warga Kendangsari, Surabaya, ini. Lembaran dolar itu, sebagaimana julukannya, Black Dollar, dalam bentuk lembaran hitam.

Kapan pun Mustofa bisa menyulap lembaran kertas hitam menjadi uang dolar sebagaimana bentuk aslinya. Modalnya cukup cairan kimia khusus. Simsalabim, cairan khusus itu diyakini bisa menyulap Black Dollar menjadi dolar seindah warna aslinya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dan warga Kendangsari Surabaya ini sudah mencoba. Bermodal Rp 24 juta, dia membeli black dollar melalui MJ, seorang warga negara Inggris. MJ kemudian mengirimkan satu kotak berisi penuh black dollar. Jika sudah menjadi dolar dan dirupiahkan nilainya berkisar Rp 100 miliar.

Kabarnya, Mustofa sudah sempat membeli cairan kimia khusus seharga Rp 25 juta. Ia bahkan sempat menyulap Black Dollar 100 dolar. Setelah disulap dengan cairan khusus, uang dolar itu ditukar di dua bank swasta dan berhasil.

Dari situlah MM -- demikian polisi menyebut nama Mustofa -- tetap mengaku bahwa dolar Amerika yang dimiliki adalah asli. "Ia mengaku dolar itu asli," jelas Kapolsek AKP Darmawan di Mapolsek Mulyorejo Surabaya, Rabu (19/3/2008).

Namun, rasa senang Mustofa akhirnya pupus. Dia lunglai tak berdaya setelah botol yang berisi sisa cairan saktinya itu pecah dan tumpah. Upaya dia menyulap uang dolar pun tertunda. Polisi pun keburu menjemputnya.

Kini Mustofa hanya bisa memimpikan tumpukan dolarnya dari balik jeruji tahanan Mapolsek Mulyorejo Surabaya. (bdi/bdi)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads