Peringatan hari TB Sedunia jatuh setiap tahunnya pada tanggal 24 Maret. Di tanggal yang sama pada tahun 1882, Dr Robert Koch mengejutkan dunia dengan mengumumkan bahwa dia telah menemukan penyebab Tuberkulosis.
Peringatan ini dirancang untuk membangun kesadaran masyarakat bahwa Tuberkulosis masih menjadi epidemi pada banyak wilayah di dunia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kampanye ini adalah awal dari kampanye 2 tahunan dari semua orang di mana pun berada yang sedang berperan menghentikan TB. Sebab TB adalah penyakit menular yang menyebabkan kematian jutaan orang tiap tahun, terutama di negara dunia ketiga.
Data WHO di awal tahun 2008, kasus TB di Indonesia mencapai 534.439 orang atau sekitar 234 orang setiap 100 ribu penduduk. Untuk kasus penderita tuberkulosis paru dengan hasil test bakteri tahan asam (BTA) positif mencapai 240.183 orang.
Sementara itu jumlah kematian akibat TB di Indonesia mencapai 88.113 orang atau 38 orang per 100 ribu penduduk.
"Untuk jumlah penderita TB kita berada di urutan ketiga setelah India dan Cina," kata Lily.
(fiq/nrl)











































