Menurut Jurnal Oncologist, separuh pasien yang menerapkan cara terapi ini dapat mengubah cara berpikir mereka tentang penyakit yang dideritanya. Bahkan cara ini baik untuk penderita yang masih muda dan baru didiagnosa mengidap kanker.
Nancy Morgan, seorang penulis klinis, mengembangkan cara ini sebagai program kesenian dan kemanusiaan di Lombardi Center. Terapi ini setidaknya memerlukan waktu 20 menit, dengan memberikan pertanyaan kepada pasien, contohnya penderita leukimia dan limfoma. Mereka ditanyakan bagaimana kanker mengubah mereka dan bagaimana perasaan mereka dengan perubahan itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meskipun demikian belum ada bukti langsung dampak dari sesi terapi ini untuk penyakit mereka. Pasien hanya melaporkan perubahan yag hebat selama mereka menulis. Ini dapat dihubungkan denganlaporan kualitas kehidupan yang diberikan untuk dokter mereka.
"Pikiran dan perasaan, atau proses kognitif dan emosi berhubungan dengan kanker. Ini kunci yang berhubungan dengan kesehatan, menurut studi ini. Menulis hanya mengenai fakta yang menunjukkan manfaatnya," ujar Morgan seperti yang dikutip dari BBC, Senin (24/3/2008).
(mly/fiq)











































