"Angin kencang ini terjadi di beberapa wilayah Jakarta Timur, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Utara dan beberapa lokasi di Jakarta Barat," kata prakirawan Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) kepada detikcom, Minggu (23/3/2008).
Namun BMG mengatakan, angin ini bukanlah puting beliung. Angin yang terjadi pukul 18.00 WIB ini hanya angin biasa yang muncul akibat adanya awan cumulonimbus.
"Kalau ini tadi angin kencang berdurasi singkat sekitar 1-2 menit yang disebabkan awan cumulonimbus yang warnanya hitam pekat. Kalau puting beliung kan membentuk pusaran," ujar dia.
Menurut dia, awan Cumulonimbus ini menimbulkan beberapa fenomena seperti hujan deras, angin kencang, badai guntur, dan hujan es. "Tapi tadi tidak ada badai guntur dan hujan es," ujar dia.
Prakirawan ini menjelaskan, angin kencang tersebut berkecepatan 10 - 20 knot atau sekitar 19 hingga 37 km/jam. "Ini hanya angin biasa. Dan lokasi yang terkena tergantung posisi awan," pungkas dia.
(mly/asy)











































