Wakil Menlu Sebaiknya Lebih Dari Satu, Diisi Orang Muda

Wakil Menlu Sebaiknya Lebih Dari Satu, Diisi Orang Muda

- detikNews
Minggu, 23 Mar 2008 16:29 WIB
Jakarta - Wakil Ketua Komisi I DPR Yusron Ihza Mahendra menyambut baik keputusan Presiden SBY yang membuka posisi wakil Menlu. Namun, Yusron berpendapat sebaiknya posisi wakil Menlu tidak hanya diisi oleh satu orang. Orang yang mengisi jabatan itu juga sebaiknya orang muda.

"Sebaiknya yang mengisi jabatan itu adalah orang-orang muda, tidak harus dari internal Deplu. Bisa juga orang muda di luar Deplu yang punya kemampuan mengangkat derajat bangsa ini," kata Yusron saat dihubungi detikcom, Minggu (23/3/2008).

Posisi Wakil Menlu ini sangat penting, karena bisa membantu tugas Menlu dalam upaya diplomasi. "Saat ini, diplomasi kita kan kurang bagus, sangat jauh dibanding zaman Soekarno," ujar dia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hingga saat ini, Yusron belum mengetahui siapa saja calon-calon yang akan menduduki jabatan ini. Namun, seharusnya, lanjut dia, wakil Menlu ini terdiri dari beberapa orang, dibagi per wilayah. Ada Wakil Menlu untuk Asia Pasifik, Wakil Menlu untuk Eropa, dan lain-lain.

"Selama ini memang ada direktur di Deplu yang dibagi per wilayah. Tapi, kalau pejabat itu masih terlalu rendah untuk mewakili Menlu dalam upaya-upaya diplomasi di luar negeri. Singapura saja punya sekitar empat wakil Menlu," ujar politi Partai Bulan Bintang ini.

Mengenai apakah Wakil Menlu akan ditunjuk Presiden atau Menlu, Yusron belum mengetahui secara persis. Namun, karena pembentukan Wakil Menlu ini berdasarkan Perpres, mungkin saja Presiden SBY yang menunjuknya dengan berkoordinasi dengan Menlu.

"Termasuk apakah nanti Wakil Menlu ini termasuk anggota kabinet atau tidak, saya juga belum jelas. Namun, seharusnya, wakil Menlu bisa ikut sidang kabinet, karena bertanggung jawab kepada presiden, bukan bertanggung jawab kepada Menlu.
(asy/fay)


Berita Terkait