"Sebaiknya yang mengisi jabatan itu adalah orang-orang muda, tidak harus dari internal Deplu. Bisa juga orang muda di luar Deplu yang punya kemampuan mengangkat derajat bangsa ini," kata Yusron saat dihubungi detikcom, Minggu (23/3/2008).
Posisi Wakil Menlu ini sangat penting, karena bisa membantu tugas Menlu dalam upaya diplomasi. "Saat ini, diplomasi kita kan kurang bagus, sangat jauh dibanding zaman Soekarno," ujar dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selama ini memang ada direktur di Deplu yang dibagi per wilayah. Tapi, kalau pejabat itu masih terlalu rendah untuk mewakili Menlu dalam upaya-upaya diplomasi di luar negeri. Singapura saja punya sekitar empat wakil Menlu," ujar politi Partai Bulan Bintang ini.
Mengenai apakah Wakil Menlu akan ditunjuk Presiden atau Menlu, Yusron belum mengetahui secara persis. Namun, karena pembentukan Wakil Menlu ini berdasarkan Perpres, mungkin saja Presiden SBY yang menunjuknya dengan berkoordinasi dengan Menlu.
"Termasuk apakah nanti Wakil Menlu ini termasuk anggota kabinet atau tidak, saya juga belum jelas. Namun, seharusnya, wakil Menlu bisa ikut sidang kabinet, karena bertanggung jawab kepada presiden, bukan bertanggung jawab kepada Menlu.
(asy/fay)











































