Film besutan Hanung Bramantyo itu bisa dengan mudah ditemui di tempat-tempat yang biasa digunakan untuk berjualan VCD bajakan. Di terminal, di mall dan di pasar, film laris itu dijajakan.
Minggu (23/3/2008) misalnya, film bajakan AAC memenuhi lapak-lapak penjualan DVD/VCD bajakan di terminal Lebak Bulus. Dibandingkan bajakan lainnya, jumlah bajakan AAC ini bahkan mencapai hampir sepertiganya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara di Cinere Mall, bajakan AAC dijual dengan harga Rp 15 ribu. Padahal bajakan biasanya dijual dengan harga Rp 8 ribu. Harga jual bajakan ini sama dengan tiket nonton bioskop di Cinere 21 mall.
"Ini kan dua keping VCD, jadi lebih mahal. Lagian banyak yang nyari," jelas si penjual.
(iy/fay)










































