"Dulu kan saya mengritik keras soal perjanjian ekstradisi (DCA). Tapi ternyata ini tidak jelas," kata Arman saat menggelar konferensi pers setibanya ke Tanah Air di Hotel Transit Bandara Soekarno Hatta, Banten, Sabtu (22/3/2008).
Arman menuturkan, saat diinterogasi para petugas imigrasi hanya keluar masuk kantor saja. Bahkan pertanyaan yang dilontarkan hanya diulang saja.
"Banyak pertanyaan yang tidak masuk akal dan berulang," ujarnya.
Menurut Arman, kedatangannya ke Singapura kali ini adalah untuk memeriksa matanya. "Ini sudah direncanakan sejak minggu lalu, tapi baru kali ini bisa," ujar Arman.
(ary/ary)











































