Dr. Penia: USD40.000 untuk Pengembangan Stem Cells

Menangi Penghargaan L`Oreal-Unesco

Dr. Penia: USD40.000 untuk Pengembangan Stem Cells

- detikNews
Sabtu, 22 Mar 2008 14:24 WIB
Dr. Penia: USD40.000 untuk Pengembangan Stem Cells
Den Haag - Monash University - Fellowship yang dimenangkan Penia sebesar US$40.000 dari L'Oreal-Unesco akan digunakan untuk penelitian ilmiah mengenai pengembangan stem cells (sel punca).

Penia sendiri dalam tanggapan melalui suaminya Wawan Dewanto dari Monash University, Australia kepada detikcom (21/3/2008) mengatakan sangat berterimakasih atas penghargaan dan dukungan L’Oreal-Unesco, yang sejauh ini telah mengangkat para ilmuwan perempuan di seluruh dunia.

"Sebagai ilmuwan perempuan Indonesia ketiga yang berhasil meraih penghargaan, saya sangat bangga dan menghargai panitia seleksi yang telah memberikan kepercayaan untuk memberikan fellowship ini kepada saya," demikian Penia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Diatakan bahwa fellowship senilai US$40.000 tersebut akan ia gunakan seefektif mungkin untuk melanjutkan penelitian ilmiah mengenai pengembangan stem cells (sel punca) untuk kepentingan therapeutic treatment (pengobatan).

"Saya berharap semoga hasil riset saya dapat diaplikasikan untuk kepentingan pengobatan, mengingat penelitian ini memiliki potensi untuk menjadi sesuatu yang sangat penting dalam bidang kesehatan,” tandas Penia.

Tahun ini merupakan perayaan 10 tahun kerjasama global antara L’Oreal-Unesco di bawah naungan program L’Oreal-Unesco for Women in Science Awards.

Dalam perayaan ini, pada tanggal 6/3/2008 yang lalu, para penerima penghargaan atau disebut laureates yang dulu dan sekarang, berkumpul di kantor pusat Unesco di Paris untuk menandatangani Charter of Commitment For Women in Science.

Sebagai anggota komunitas For Women in Science, para laureates berkomitmen untuk membentuk sikap yang akan mengubah perwajahan ilmu pengetahuan. Sementara, ulang tahun L’Oreal-Unesco for Women in Science Fellowships yang ke-10 akan dirayakan pada tahun 2009.

Hubungan jangka panjang ini menunjukkan komitmen L’Oreal dan Unesco dalam menyetarakan kesempatan wanita dan pria dalam bidang sains.

Klasifikasi

L'Oreal-Unesco menyediakan penghargaan kepada peneliti perempuan di seluruh dunia dalam klasifikasi internasional dan nasional.

Lima penghargaan international senilai US$100.000 untuk tiap pemenang diberikan kepada lima perempuan peneliti, satu orang untuk tiap benua: Amerika Utara, Amerika Latin, Eropa, Afrika, dan Asia Pasifik.

Kemudian 15 penghargaan international senilai US$40.000 untuk tiap pemenang diberikan kepada 15 perempuan peneliti dari seluruh penjuru dunia yang baru memulai karir mereka dalam bidang sains. Masing-masing 3 pemenang per benua. Dari Asia Pasifik, pemenang internasional tahun ini adalah Penia Kresnowati (Indonesia), Naranjargal Dashdorj (Mongolia) dan Susanna Phoboo (Nepal).

Terakhir adalah 25 penghargaan nasional di 25 negara di dunia. Di Indonesia, 3 penghargaan nasional bernilai Rp60 juta diberikan setiap tahunnya sejak tahun 2004.

L’Oreal Indonesia dan Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO tahun ini menandai 5 tahun kerjasama lokal sejak peluncuran program fellowship nasional pada 2004.

Sejauh ini 9 peneliti perempuan Indonesia telah mendapat penghargaan L’Oreal Indonesia Fellowships For Women in Science senilai Rp 60 juta untuk 3 pemenang, yakni 2 pemenang di bidang life sciences dan 1 pemenang di material sciences.
(es/es)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads