Operasi katarak bagi kakek dan nenek ini dilakukan di Depkumham, Jalan HR Rasuna Said, Jaksel, Sabtu (22/3/2008).
Puluhan pasien itu diabsen, lalu dipastikan terlebih dulu, lantas diberi obat tetes mata. Setelah siap, satu persatu pasien memasuki ruang aula yang disulap menjadi ruang operasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika normal, maka diperkenankan pulang dan harus melakukan pemeriksaan rutin.
Menurut ketua tim dokter, dr Andreas Sofiandi, minat para dokter untuk ikut berpartisipasi cukup besar. "Kami tim dokter sudah siap bantu. Ini sampai over, kebanyakan dokter dibandingkan pasien," ujar Andreas.
"Dari 10 dokter yang kami harapkan, namun dokter yang mendaftar hingga 16. Untuk pasien kami harapkan sampai 100 orang," ujar Andreas di sela-sela kesibukannya mengatur anak buahnya.
Salah satu pasien bernama Arwan (61) merasa senang. Maklum Warga Kampung Makassar Cipinang ini bisa berobat gratis setelah tiga tahun menderita katarak. "Mau operasi belum ada biaya. Untung lah ada operasi gratis. Awalnya penyakit saya sedikit tapi kok lama-lama tambah gelap," ujar Arwan.
(mar/nvt)











































