Agung: Insiden Buyung & Arman Seperti Menghina Pemerintah

Agung: Insiden Buyung & Arman Seperti Menghina Pemerintah

- detikNews
Sabtu, 22 Mar 2008 09:44 WIB
Jakarta - Anggota Wantimpres Adnan Buyung Nasution dan mantan Jaksa Agung Abdul Rahman Saleh sempat tertahan 2 jam lebih di Imigrasi Singapura. Perlakuan atas keduanya dinilai menghina pemerintah.

"Itu seperti menghina pada pemerintahan kita jadi pemerintah harus segera menyampaikan nota protes keras," kata Ketua DPR yang juga politisi Golkar Agung Laksono di sela-sela acara penghijauan di Purworejo, Jawa Tengah, Sabtu (22/3/2008).

Hal itu, lanjut dia, tidak bisa dibiarkan. Sebab bukan tidak mungkin hal serupa terjadi lagi di kemudian hari. "Kalau perlu tokoh-tokoh Singapura yang ke Jakarta juga harus diperiksa," ketus Agung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Itu apa-apan lagi itu. Apa maksudnya itu. 2 Orang tokoh itu kan jelas asal usulnya apalagi Adnan Buyung saat ini masih menjabat anggota Wantimpres," imbuhnya.

Buyung dan Arman mengalami perlakuan tidak enak ketika baru sampai di Bandara Changi, Singapura pada Kamis 20 Maret 2008 malam. Mereka disambut sejumlah petugas berseragam dan digiring ke ruang interogasi Imigrasi Singapura.Buyung dan Arman dilepas setelah 2 jam lebih tertahan atas bantuan mantan Menlu Ali Alatas. (nvt/nvt)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini